:::: MAIN MENU ::::
  • Bersama Menjalin Persaudaraan Dan Persatuan

  • Verifikasi Member Daihatsu Ayla Indonesia

  • Baju Seragam Daihatsu Ayla Indonesia

  • Annyversary 1St DAI Sumarecon Digital Center

  • Modifikasi Daihatsu Ayla Indonesia

  • Duta Besar Keselamatan Berlalu Lintas

Jumat, 28 Maret 2014

Solusi Terbaik Mengatasi Headlamp AYLA Berembun

Siapa saja dari sahabat DAI yang pernah headlamp AYLA nya berembun..? baik terlihat saat pagi, siang, sore bahkan malam hari. ada yang mengetahui tau asal dari embun tersebut faktor utama nya ? Headlamp berembun memang mengganggu apalagi saat berkendara saat malam hari karena bisa menghalangi sinar dari reflektor sehingga sinar dari lampu headlamp tidak fokus atau kabur. Hal ini bisa mengurangi jarak pandang saat berkendara di malam hari saat hujan. Mungkin ada beberapa orang yang berpendapat Housing Headlamp nya ada yang pecah atau retak, tetapi ada penjelasan logis mengenai adanya embun tersebut.

Fenomena Headlamp berembun mungkin sering terjadi apabila telah masuk musim hujan. "Kenapa hanya musim hujan..? Berarti saat musim panas ga donk..?". Tidak menutup kemungkinan saat musim panas juga headlamp bisa berembun. Fenomena ini sama seperti saat kita menuangkan air yang dingin pada gelas bening. Temperatur pada bagian dalam gelas lebih rendah dibandingkan terperatur yang ada di luar. Sehingga mengakibatkan adanya embun pada dinding luar gelas. Hal ini berlaku sama juga dengan Headlamp tadi. Saat lampu kepala di hidupkan, otomatis suhu yang ada di dalam Headlamp akan lebih tinggi di bandingkan suhu di luar headlamp. jika berkendara saat hujan, maka  suhu di luar jauh lebih rendah di banding di dalam headlamp. Fenomena inilah yang mengakibatkan adanya embun pada headlamp.

SEBELUM mengupas bagaimana cara penyelesaiannya, mari kita bahas terlebih dahulu mengapa air bisa ada di dalam rumah lampu kendaraan.

Saat temperatur di luar menurun dan panas lampu depan mulai mereda (karena panas matahari atau karena lampu dinyalakan), udara lembab akan perlahan masuk ke dalam rumah lampu. Udara yang masuk ke rumah lampu melewati lubang udara yang memang dimiliki setiap rumah lampu untuk mengurangi tekanan, atau bisa juga masuk melalui segel-segel yang longgar atau rusak.

Saat kondisi mika sedikit lebih dingin dari udara yang ada di bagian dalam rumah lampu, titik embun akan terkondensasi ke dalam mika. Hal ini normal, karena ketika udara luar mulai memanas seperti di pagi hari, embun akan menguap.

Tapi tidak semua kendaraan seperti itu, masih tergantung kebiasaan pemiliknya. Ada banyak pengendara yang lebih suka memarkir mobilnya di tempat teduh atau lembab seperti di parkir basement. Kondisi seperti inilah yang bisa mengumpulkan tidak hanya sedikit titik embun kecil tapi terlihat lebih seperti titik hujan ditambah kabut. Setelah dibiarkan cukup lama kolam renang air keruh pun tercipta di bagian bawah lampu.

Solusi pertama dan termudah yang bisa dilakukan adalah biarkan lampu depan menyala saat berkendara selama beberapa jam untuk menghilangkan titik air. Masalah lebih besar bila air sudah menggenang di bagian bawah, jalan paling benar adalah mencopot lampu dan dikeringkan. Gunakan sedikit alkohol untuk membersihkan dan membantu menguapkan sisa embun, ulangi beberapa kali.

Jemur di tempat kering di bawah sinar matahari atau didalam ruangan hangat, bisa juga diangin-angini. Periksa lubang udara agar tidak tersumbat, dan pasang kembali rumah lampu dengan benar.

Jika terjadi fenomena seperti ini tidak usah panik, karena rata - rata kendaraan jaman sekarang sudah di lengkapi Breather Hole (lubang pernapasan) pada Housing headlamp bagian belakang. Jika terjadi pengembunan pada malam hari, biasa saat pagi embun pada pagi sudah hilang kembali. Jika embun belum juga hilang, Tetapi jika saat terjadi pengembunan ada air yang menggenang pada bagian bawah mika Headlamp agan, berarti terjadi kebocoran pada headlamp nya. Saran ane segera bawa neng AYLA ke ahli nya

0 komentar:

Poskan Komentar