:::: MAIN MENU ::::
  • Bersama Menjalin Persaudaraan Dan Persatuan

  • Verifikasi Member Daihatsu Ayla Indonesia

  • Baju Seragam Daihatsu Ayla Indonesia

  • Annyversary 1St DAI Sumarecon Digital Center

  • Modifikasi Daihatsu Ayla Indonesia

  • Duta Besar Keselamatan Berlalu Lintas

Jumat, 28 Maret 2014

Tips Terbaik Untuk Perawatan Accu Mobil Kita

Cara Pemeliharaan Accu Daihatsu AYLA- Rawatlah dengan baik dan benar agar aki bisa berumur panjang, apapun mereknya tetap harus didukung perawatan dan pengisian (charge) yang baik. Baik aki basah atau kering alias Maintenance Free (MF). Jika kita tidak rajin merawat accu atau baterai, karena Accu atu Aki  sangat  berperan sebagai sumber listrik yang menyuplai energi ke beberapa komponen kelistrikan seperti lampu, klakson, AC, starter hingga system audio video.

Saat  tidak lagi dapat menyuplai listrik yang cukup, maka akan timbul berbagai masalah pada komponen-komponen tersebut dan  sangatlah penting untuk dilakukan, terutama pada mobil yang masih menggunakan accu basah.

Dengan perawatan ini maka  berarti kita telah  menghemat banyak biaya. Maka dari itu ada tips agar accu tetap awet karena merawat accu dengan   baik terutama  Accu mobil  maka accunya  bisa bertahan  4 sampai 5 tahun.

Saat jadwal penggantian sudah tiba, maka sebaiknya kita menggantinya dengan yang baru yang spesifikasinya sama dengan yang lama.

Mengecek beban penggunaan accu  secara berkala. Pengecekan beban itu  biasanya dilakukan sebulan sekali.

Memastikan ketersediaan dan merawat cadangan listrik pada accu dengan cara yakni mematikan semua komponen kelistrikan terlebih dahulu saat hendak mematikan mesin.

Membersihkan accu secara rutin karena biasanya  terminal pada accu terkena debu atau kotoran,  bisa menggunakan baking soda yang sudah diencerkan dengan air.

Pastikan accu  berada di dudukannya dan terikat dengan kencang disamping itu  sikatlah bagian terminal dengan sikat kawat atau sikat plastik yang kaku, lalu kencangkan.

Periksa kekencangan kabel. Kabel aki yang tidak terikat dengan baik bisa mengganggu suplai listrik ke berbagai komponen.

Secara berkala, periksa cairan elektrolit, jika kita menemukan tinggi cairan sudah mendekati batas Low, maka berarti kita harus segera menambahkannya.

Saat kita menemukan level elektrolit sudah turun, maka kita harus menambahkan air distilasi. Untuk pengisian ini jangan ada percikan karena  membahayakan

Hindari  mencharge accu terlalu lama, atau biasa disebut over-charging karena  akan membuat komponen-komponen di dalamnya rusak.

Meski mobil jarang dipakai maka kita harus rajin memanaskannya, karena kalau tidak dipanaskan maka akan  memperpendek usia accu.

Ketika mobil dalam jangka waktu yang relative lama, maka sebaiknya kita melepas terminal aki terlebih dahulu, tujuannya  untuk menghindari aliran listrik yang terus-menerus padahal tidak terisi ulang dan akan mengakibatkan accu bisa over.

Hindari merokok jika mengecek atau memperbaikinya karena accu mengandung bahan kimia yang mudah terbakar.

Penyedia arus listrik untuk starter mesin, penerangan, klakson dan kelistrikan aksesoris mobil, seperti: tape, alarm,dll.

Menyetabilkan tegangan kendaraan dan mem-back-up alternator bila tidak mampu memenuhi kelebihan beban listrik yang diperlukan di kendaraan. Aki itu adalah kapasitor yang sangat besar.

Air Aki
Jika jenis aki yang anda gunakan adalah aki kering / aki MF (Maintenance Free), anda bisa lewati tips satu ini, karena aki kering didesain untuk minim perawatan, terutama pada air aki. Aki kering tidak memerlukan perawatan air aki. Tapi jika aki anda adalah aki basah, anda harus benar-benar menjaga ketinggian air aki agar tidak berkurang melewati batas minimum. Seminim-minimnya 2 bulan sekali, anda harus cek ketinggian air aki, karena elemen-elemen yang ada di aki harus terendam air aki, jika tidak elemen tersebut akan cepat rusak.

Terminal Aki
Aki terdiri dari 2 kutub: positif dan negatif, sehingga di kedua ujungnya ada terminal positif dan negatif yang nantinya cara merawat aki mobildihubungkan melalui kabel ke seluruh sistem kelistrikan mobil / motor. Jaga kebersihan kedua terminal ini, pastikan tidak ada serbuk putih hasil oksidasi kimia. Kalau ada oksidasi, segera siram dengan air panas, dan gosok dengan sikat untuk menghilangkannya. Semprot dengan WD40 (bisa beli di toko-toko bangunan) ke kepala terminal aki agar serbuk putih tidak kembali.

Cek Alternator Aki (dinamo ampere) dan dinamo starter
Lakukan pengecekan secara berkala, untuk memastikan kemampuan pengisian dinamo ampere dan kondisi dinamo starter masih dalam keadaan optimal. Biasanya toko-toko aki, memberikan jasa pengecekan kondisi aki secara gratis. Saya biasanya cek setiap sebulan sekali.

Besar Penggunaan Aki
Jika anda suka modifikasi audio, atau menambahkan banyak fitur yang membutuhkan listrik di mobil anda, seperti TV, GPS, dsb, maka pastikan kemampuan aki anda sudah mendukung penambahan-penambahan yang anda lakukan. Karena aki mobil standar didesain untuk penggunaan standard, jadi jika anda melakukan banyak penambahan, anda mungkin harus membeli aki dengan daya yang lebih besar misalnya 75Ah. Konsultasikan dahulu dengan pihak yang memasang audio, TV, dsbnya. Jika daya aki kurang, maka aki akan bekerja sangat keras untuk menyalakan semua peralatan mobil, yang akhirnya memperpendek umur aki baik aki kering maupun aki basah.

BUNGKUS, kondisi yang panas di dalam ruang mesin ternyata dapat menurunkan umur dan kemampuan aki. Solusinya adalah membungkus aki dengan selembar bahan penahan panas, yang biasanya dipakai di kap mobil, kalau kesulitan, bungkus saja dengan aluminium foil, bahannya sama kok. cara ini memang tidak lazim digunakan, tapi bisa cukup membantu merawat aki mobil / motor anda agar lebih awet.

Kira-kira inilah tips-tips cara merawat aki kering / basah pada mobil atau motor yang dapat saya bagikan disini. Semoga bermanfaat.

0 komentar:

Poskan Komentar